Batik Sembagi 2
Rp. 110,000
SEJARAH dan PERKEMBANGAN KAIN/ BATIK SEMBAGI di INDONESIA
Kain/ Batik Sembagi yang berkembang di Indonesia berasal dari India Tepatnya di daerah Coromandel, yang disebut juga dengan nama CHINTZ, masuk ke Indonesia pada saat era Kerajaan Sriwijaya sekitar abad ke-7.
Ornamen Geometris dan Hiasan Bunga sangat dominan pada Kain/ Batik Sembagi, hal ini mencerminakan status sosial bagi Pemakainya pada saat itu dan perdagangan kain Sembagi ini Menyebar ke seluruh Jawa dan Sumatera,
Setelah adanya kesulitan pasokan kain Sembagi dari India, sekitar awal abad ke-19 banyak pengusaha batik dari Cina dan Arab mencoba membuat tiruan kain Sembagi ini untuk Mengisi kekosongan pasar saat itu. Desain tiruan banyak dibuat di daerah Pantai Utara Jawa, tepatnya Cirebon dan Lasem yang kemudian disebut BATIK SEMBAGI.
Sumatera merupakan pasar yang bagus untuk kain Sembagi terutama di daerah Jambi dan Palembang dalam bentuk Batik Bang-Biru (Batik Merah dan Biru). Khusus di Jambi Ornamen Sembagi ditambah dengan aneka ornamen biah dan memang desainnya agak berbeda. --*)
Lampung telah mengenalkan kain Sembagi ke Masyarakat Pada saat acara Pekan Seni Budaya ke-14 (06 Maret 1999) Dengan nama Kain SEBAGE, Motif yang ada dalam batik Sembagi Lampung terdiri dari ornamen geometris dan hiasan bunga, seperti Sembagi Sekebar, Kembang Kaweng, Kembang Cinou, Kembang Kaco Piring, Kembang Melur, dsb.
Saat ini Batik Gabovira akan mengangkat kembali ornamen Batik/Kain Sembagi Lampung, agar Batik Sembagi tidak punah dari Bumi Lampung dan makin dikenal Masyarakat.
085768147912